Menu

Berita Terbaru

ORANG TUA SISWA SDN SRENSENG SAWAH 15 JAKARTA SELATAN PELAKU TEROR BOM

Penulis -

ORANG TUA SISWA SDN SRENSENG SAWAH 15 JAKARTA SELATAN PELAKU TEROR BOM

SURAMADU POST Jakarta – Ancaman teror bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan, menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua siswa. Meski para siswa tetap mengikuti kegiatan belajar dan tidak mengalami trauma, rasa cemas masih dirasakan oleh para wali murid.

Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengizinkan para orang tua untuk mengantarkan anaknya ke sekolah hingga Rabu, 15 Juli 2026. Kebijakan ini diambil agar orang tua dapat memastikan keamanan dan kenyamanan anak selama proses belajar mengajar.

Pelaku pengirim pesan teror bom ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, berhasil ditangkap pada Senin, 13 Juli 2026. Setelah diselidiki, pelaku teror tersebut ternyata merupakan salah satu wali murid di sekolah itu.

Dikutip dari Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Selasa 14 Juli 2026, seorang pria berinisial MY tak berkutik saat dibekuk oleh tim gabungan dari Polda Metro Jaya, Densus 88 Antiteror, dan Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan di kediamannya.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit ponsel yang digunakan untuk menyebarkan pesan teror ancaman bom.

Fakta ironis terungkap usai penangkapan. MY diketahui merupakan orang tua dari salah satu siswa di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi. Pihak kepolisian menyebutkan bahwa pelaku bahkan sempat datang langsung ke sekolah untuk menjemput anaknya usai mengirimkan ancaman tersebut.

Dalam pemeriksaan awal, MY berdalih bahwa aksi nekatnya itu dilakukan hanya karena iseng semata. Meski demikian, tim penyidik masih terus mendalami motif sebenarnya di balik tindakan pelaku.

Diketahui pesan ancaman bom itu dikirimkan ketika para siswa dan guru tengah mengikuti kegiatan upacara hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Merespons teror tersebut, Tim Gegana dan Densus 88 Antiteror langsung diterjunkan untuk melakukan penyisiran menyeluruh di area sekolah. Setelah proses penyisiran selesai, petugas memastikan lokasi aman karena tidak ditemukan bahan peledak maupun benda mencurigakan lainnya.

Source : All Media

Jurnalis : Angga SP

Rekomendasi Untuk Anda

Berita SuramaduPost Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kirim Opini Kamu

Kirim Opini Kamu

Kategori

Nasional & Viral

Metro Jatim

Hukum & Kriminal

Pendidikan

Keshatan

Olahraga

Event

Bagikan Info Berita

Facebook
Pinterest
LinkedIn
Twitter
Telegram
WhatsApp