Menu

Berita Terbaru

DEMO MAHASISWA UINSA MEMANAS, WARTAWAN DILARANG SATPAM MELIPUT

Penulis -

DEMO MAHASISWA UINSA MEMANAS, WARTAWAN DILARANG SATPAM MELIPUT

SURAMADUPOST Surabaya – Demo mahasiswa UINSA Surabaya memanas hingga massa menduduki gedung rektorat pada Rabu (16/9). Mahasiswa mendesak Rektor UINSA Prof Akh. Muzakki menemui mereka.

Aksi itu merupakan bentuk penolakan terhadap Prof. Muzakki yang kembali menjabat sebagai Rektor UINSA periode 2026-2030. Mahasiswa menilai dua periode kepemimpinannya belum membawa perubahan yang baik bagi mahasiswa maupun kampus.

“Menolak Muzzaki jadi rektor lagi karena banyak masalah. Seperti uang tiba-tiba menghilang, jas untuk maba katanya baru 50% jadi atau 3.000 jas almamater, bahkan UKT banyak yang mahal. Kalau saya kena UKT Rp 7 juta maba dari FEBI.” ujar Mahasiswa FEBI, Micle.

Keluhan juga disampaikan mahasiswa baru FEBI, Alex, yang mengaku belum menerima buku atau bahan pembelajaran dari fakultas. Ia berharap Prof. Muzakki diganti atau masa jabatannya dibatalkan.

Wartawan dilarang liput demo mahasiswa UINSA

Aksi demonstrasi hari kedua mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Kamis, 17 September 2026 diwarnai aksi menghalangi kerja jurnalistik oleh Satpam UINSA.

Sejumlah wartawan dari berbagai media mengaku dilarang masuk ke area kampus oleh Satpam UINSA untuk meliput aksi demonstrasi.

Petugas tidak menyebutkan alasan yang jelas pelarangan tersebut. Padahal beberapa waktu sebelummya, sejumlah media sudah masuk dan berada di dalam kampus untuk meliput aksi tersebut.

Selain wartawan IDN Times, beberapa media lainnya yang turut dicegah masuk kampus adalah TV One, Kompas TV, Suara Surabaya dan Tribun Jatim.

Sementara itu, Humas UINSA, Nur Hayati membantah adanya pembatasan peliputan aksi di UINSA. Menurutnya, pelarangan itu adalah kewenangan kepolisian.

lSebelumnya, kampus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) kembali membara, Kamis, 17 September 2026. Ratusan mahasiswa kembali menggelar aksi menuntut Rekor, Prof Akhmad Muzakki yang baru dilantik agar mundur.

Aksi tersebut merupakan buntut pelantikan Muzakki sebagai Rektor UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya periode 2026-2030. Ratusan mahasiswa turun ke kampus sejak Rabu, 16 September 2026, sehari setelah Muzakki dilantik Menteri Agama di Jakarta.

Source : All Media

Jurnalis : Aji SP

Rekomendasi Untuk Anda

Berita SuramaduPost Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kirim Opini Kamu

Kirim Opini Kamu

Kategori

Nasional & Viral

Metro Jatim

Hukum & Kriminal

Pendidikan

Keshatan

Olahraga

Event

Bagikan Info Berita

Facebook
Pinterest
LinkedIn
Twitter
Telegram
WhatsApp