Menu

Berita Terbaru

BNN BONGKAR JARINGAN NARKOTIKA INTERNASIONAL DI PERGUDANGAN BIZLAND CERME GRESIK

Penulis -

BNN BONGKAR JARINGAN NARKOTIKA INTERNASIONAL DI PERGUDANGAN BIZLAND CERME GRESIK

SURAMADUPOST Gresik – Badan  Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap modus jaringan  narkotika internasional yang terbongkar di pergudangan Prambanan Bizland, Cerme, Gresik merupakan bahan baku cairan isi ulang (cartridge) rokok elektrik.

Komjen Pol Suyudi Ario Seto Kepala BNN RI menjelaskan, dalam pengungkapan kasus ini sebanyak 3,37 ton barang bukti berupa bunga cannabinoid marijuana asal Thailand telah diamankan.

Hasil penyelidikan BNN RI, menunjukkan barang bukti yang disita tidak diedarkan dalam bentuk mentah, melainkan diolah terlebih dahulu menjadi ekstrak tetrahydrocannabinol (THC) untuk mengisi cartridge vape atau rokok elektrik.

“Berdasarkan informasi intelijen, kuncup bunga canabinoid ini direncanakan untuk digunakan sebagai bahan baku penghasil ekstrak tetrahydrocodone hidrokanabinol atau THC yang selanjutnya akan dimanfaatkan sebagai cairan isi ulang atau cartridge rokok elektrik,” ujarnya di Cerme Gresik, Kamis (2/6/2026).

Suyudi menilai, modus jaringan narkotika internasional ini menjadi tantangan baru petugas dalam melakukan upaya preventif karena menyasar gaya hidup dan tren konsumsi generasi muda

“Pengungkapan ini diawali dari adanya informasi yang didapatkan oleh tim gabungan Bea Cukai berkolaborasi dengan tim BNN RI pada hari Senin tanggal 29 Juni 2026 yang mencurigai adanya sebuah kontainer berasal dari Thailand dan telah tiba di Pelabuhan Tanjung Priok,” kata Kepala BNN RI Komjen Suyudi Ario Seto saat konferensi pers di Gresik, dilansir detikJatim, Kamis (2/7/2026).

Dari hasil pemeriksaan kontainer tersebut, tim gabungan menemukan sejumlah koper dan kardus lateks yang berisi bungkusan plastik bertimah. Setelah dibuka, isinya diketahui berupa bunga dan batang tanaman ganja (cannabis/mariyuana) yang diduga diselundupkan dari Thailand.

BNN kemudian melakukan pendalaman melalui analisis teknologi informasi, dokumen, serta petunjuk lain yang mengarah pada pengiriman kontainer serupa menuju Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Selanjutnya, petugas menerapkan metode controlled delivery dengan mengikuti proses distribusi barang menggunakan dua truk hingga menuju sebuah gudang di kawasan pergudangan di Gresik.

“Saat memasuki wilayah Gresik, tim gabungan BNN RI, Ditjen Bea Cukai, dan dibantu oleh tim gabungan Polres Gresik, berhasil menemukan lokasi gudang yang diduga menjadi tempat tujuan atau penampungan barang yang diduga berisi narkotika tersebut,” ujar Suyudi.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan empat unit truk beserta barang bukti narkotika yang disimpan di dalam 500 koper dan puluhan kardus lateks.

BNN memerinci, sebanyak 500 koper masing-masing berisi enam bungkus narkotika dengan berat sekitar 535 gram per bungkus sehingga total berat brutonya mencapai sekitar 1,605 ton. Sementara itu, narkotika yang dikemas dalam 80 bal kardus lateks berjumlah sekitar 3.200 bungkus dengan berat bruto sekitar 1,766 ton dan total 3.371.400 gram.

Source : all media

Jurnalis : JP Sastra SP

Rekomendasi Untuk Anda

Berita SuramaduPost Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kirim Opini Kamu

Kirim Opini Kamu

Kategori

Nasional & Viral

Metro Jatim

Hukum & Kriminal

Pendidikan

Keshatan

Olahraga

Event

Bagikan Info Berita

Facebook
Pinterest
LinkedIn
Twitter
Telegram
WhatsApp