Menu

Berita Terbaru

SUAP REDAM DEMO? Soal Isu Wapres Gibran “Sogok” Ketua BEM UBK Rp20 Juta!,Istana WAPRES akan cek kebenarannya”.

Penulis -

SUAP REDAM DEMO? Soal Isu Wapres Gibran "Sogok" Ketua BEM UBK Rp20 Juta!,Istana WAPRES akan cek kebenarannya".

SURAMADUPOST Jakarta – Suap aktivis mahasiswa mendadak gempar dan tercoreng! Dugaan skandal suap untuk meredam gerakan rakyat menyeret nama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Isu panas ini mencuat setelah Ketua BEM FH Universitas Bung Karno (UBK), Muhammad Abdimaludin, blak-blakan mengaku menerima uang pelicin sebesar Rp20 juta usai menggelar aksi demo dan bertemu langsung dengan Wapres Gibran pada Senin (15/6/2026).

Menanggapi isu miring yang menggoncang ring satu ini, Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto langsung angkat bicara di Gedung DPR RI, Selasa (23/6/2026). “Coba nanti saya monitor dulu ya. Saya enggak mengikuti berita terakhir itu. Nanti saya akan cek lagi,” kelit Bambang buru-buru.

Uang Damai Pindah Titik Aksi: Istana Jangan Diganggu?

Pengakuan memuakkan ini terbongkar dalam forum klarifikasi internal mahasiswa UBK yang berlangsung alot pada Senin (22/6/2026) malam. Di hadapan ratusan mahasiswa yang menuntut transparansi, Abdi akhirnya mengaku bahwa uang puluhan juta itu sengaja diberikan agar massa mahasiswa UBK batal menggelar demo di depan Istana Negara dan memindahkannya ke Gedung DPR RI!

Bak membagi kue haram, uang Rp20 juta tersebut ternyata langsung dipecah dan mengalir ke kantong tujuh orang pengurus BEM serta oknum senior organisasi eksternal. Abdi sendiri kebagian jatah terbesar senilai Rp6 juta!

Skandal ini kian membingungkan sekaligus provokatif karena keterangan Abdi yang mencla-mencle di akhir forum. Di awal ia menyebut uang pemindahan aksi berkaitan dengan pertemuan Wapres, namun di akhir diskusi ia mendadak sebut uang itu berasal dari seorang oknum polisi bernama A’an. Ada apa ini? Siapa sebenarnya dalang di balik operasi pembungkaman suara mahasiswa ini?

Kecewa berat karena integritas organisasi kemahasiswaan digadaikan demi rupiah, mahasiswa UBK kini mengajukan 8 tuntutan keras ke pihak kampus. Mereka mendesak pembentukan tim investigasi independen serta menuntut pengurus BEM yang terlibat untuk segera mundur secara tidak hormat!

Istana Akan Cek Dugaan Mahasiswa UBK Diberi Rp 20 Juta Usai Demo dan Bertemu Wapres

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto menyatakan akan mengecek informasi terkait dugaan pemberian uang kepada mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK), agar tidak menggelar demonstrasi di depan Istana Negara.

Hal itu disampaikan Bambang Eko saat dimintai tanggapan mengenai pengakuan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum UBK Muhammad Abdimaludin yang mengaku menerima uang setelah bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. “Coba nanti saya monitor dulu ya. Saya enggak mengikuti yang kemarin berita terakhir itu. Nanti saya akan cek lagi ya, oke ya,” ujar Bambang di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Source : All Media

Jurnalis : Zahrah SP

Rekomendasi Untuk Anda

Berita SuramaduPost Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kirim Opini Kamu

Kirim Opini Kamu

Kategori

Nasional & Viral

Metro Jatim

Hukum & Kriminal

Pendidikan

Keshatan

Olahraga

Event

Bagikan Info Berita

Facebook
Pinterest
LinkedIn
Twitter
Telegram
WhatsApp