SURAMADUPOST Jakarta – Nanik S. Deyang mengumumkan mundur dari posisinya sebagai kepala BGN lantaran ingin fokus pada pengobatan jantungnya di luar negeri. Namun, ia menyebut Prabowo meminta dirinya untuk tetap mengawasi BGN. Kata Nanik, Prabowo sebentar lagi akan membuat dewan pengawas untuk BGN.
“Kemungkinan presiden akan membentuk dewan pengawas di mana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya,” ungkap Nanik dalam unggahan di Facebook-nya yang dilihat pada Rabu (22/7).
“Kalau mencereweti kayaknya masih bisa yang penting tidak berhubungan dengan pegang uang, sumpah trauma akut,” tambahnya.
Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru, menggantikan Nanik Deyang, disebut sejumlah pengamat “tidak akan membawa perbaikan apa-apa bahkan bisa lebih buruk” di tengah banyaknya persoalan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sebabnya, Sudaryono yang sebelumnya menjabat sebagai wakil menteri pertanian merupakan orang dekat lingkaran Presiden Prabowo. Dia pernah menjadi asisten pribadi Prabowo pada 2010 dan menjabat Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra sebelum dipercaya menjadi Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah.
“Dia itu politikus, pengusaha, dan dari Partai Gerindra. Dia [ditunjuk] bukan berdasarkan meritokrasi atau capable [mampu], tapi karena nepotisme,” ujar Ahli Kebijakan dan Kesehatan Pangan di MBG Watch, Isnawati Hidayah.

Setelah dilantik, Sudaryono mengakui perlu adanya perbaikan dalam tata kelola MBG termasuk transparansi. Lebih dari itu, dia menegaskan dirinya tidak mempunyai dapur MBG atau SPPG. Begitu juga keluarganya.
Apa saja pekerjaan rumah Sudaryono di tengah berbagai masalah yang dialami BGN, termasuk tuduhan korupsi?
residen Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono menjadi menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru. Sudaryono menggantikan Nanik S Deyang, yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.
Pelantikan Sudaryono digelar di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/07) sore. Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka, dan sejumlah anggota Kabinet Merah Putih turut hadir dalam pelantikan Sudaryono.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo, berkata Sudaryono dipilih karena sejak awal mengikuti program MBG sejak masih berbentuk konsep hingga dilahirkan.
Sudaryono, klaimnya, dinilai mengikuti, berdiskusi, menggagas dan mengonsep pelaksanaan tekbis MBG sebagai wamentan.
“Badan Gizi Nasional yang kegiatannya memberikan Makan Bergizi Gratis itu tidak pernah lepas dari tugas beliau di Kementerian Pertanian karena bagaimanapun juga, sumber-sumber bahan baku, sumber-sumber bahan pangan Makan Bergizi Gratis itu di-support dan ditopang dalam ekosistem oleh Kementerian Pertanian,” kata Prasetyo, Rabu (22/07).

Source : All Media
Jurnalis : Dion SP

















