Menu

Berita Terbaru

SWASTA YANG BERULAH, RAKYAT YANG SUSAH! Dua PLTU Raksasa Milik Mitra PLN Rusak, Jawa-Bali Dipaksa Gelap Gulita!

Penulis -

Dua PLTU Raksasa Milik Mitra PLN Rusak, Jawa-Bali Dipaksa Gelap Gulita!

SURAMADUPOST Jakarta – Misteri penyebab padamnya listrik secara bergilir di berbagai wilayah Pulau Jawa dan sekitarnya belakangan ini akhirnya terbongkar! Bukan karena alam atau kendala internal PT PLN (Persero), melainkan karena ulah dua Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) raksasa milik swasta alias Independent Power Producer (IPP) yang mendadak mengalami gangguan teknis parah.

Gara-gara kerusakan sepihak dari mitra bisnis PLN ini, kedua pembangkit tersebut terpaksa keluar dari sistem interkoneksi kelistrikan Jawa-Madura-Bali (Jamali). Akibatnya? Jutaan masyarakat harus menanggung kerugian akibat pemadaman massal yang mengganggu aktivitas dan roda ekonomi.

Pemadaman listrik masih terus terjadi di Pulau Jawa hingga kini. Setelah pekan lalu sejumlah wilayah di Jawa Timur dan Yogyakarta, kini pemadaman dilakukan di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Pemadaman listrik 22 Juni 2026 tersebar di berbagai area Bandung, Sukoharjo, Karanganyar sampai Semarang. Perlu diketahui bahwa jadwal yang tercantum dapat berubah sewaktu-waktu.

Sebelumnya, PLN UP3 Bogor sempat mengumumkan adanya pemadaman listrik hari ini. Namun, rencana tersebut dibatalkan karena sistem kelistrikan di wilayah Bogor dalam posisi aman.

Kerusakan Teknis Fatal: PLN Terpaksa Pasang Badan

Dalam konferensi pers darurat pada Jumat (19/6) malam, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, terpaksa pasang badan dan berulang kali menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada publik atas ketidaknyamanan ini.

"Kami menghadapi tantangan ada kendala teknis di dua pembangkit besar di Pulau Jawa yang dimiliki dan dioperasikan oleh mitra kami, yaitu ada dua pembangkit independent power producer yang mengalami gangguan teknis dan terpaksa keluar dari sistem kelistrikan di Pulau Jawa," ungkap Darmawan pilu.

Demi memberesi kekacauan yang ditimbulkan oleh pihak swasta ini, PLN langsung mengerahkan tim ahli gabungan untuk membantu mempercepat proses perbaikan di lokasi kedua PLTU tersebut. Pihak PLN mengklaim bahwa seluruh tim teknis sedang bekerja all out siang dan malam tanpa henti agar kedua pembangkit bermasalah itu bisa segera menyuplai listrik kembali.
Sampai Kapan Ketahanan Energi Kita Tergantung Swasta?

Krisis byar-pet ini memicu kritik tajam dari masyarakat: sampai kapan sistem kelistrikan vital nasional harus digantungkan pada keandalan perusahaan mitra swasta? Jika pengawasan dan pemeliharaan dari pihak IPP sekadar asal-asalan, maka kasus pemadaman massal seperti ini dipastikan akan terus berulang di masa depan.

Masyarakat tidak butuh drama saling lempar tanggung jawab atau obral kata maaf. Yang rakyat inginkan hanya satu: aliran listrik kembali normal dan jaminan bahwa pasokan energi ke rumah-rumah warga tidak lagi mati secara mendadak!

source : koran baliexpres, all media

Jurnalis : JP Sastra SP

Rekomendasi Untuk Anda

Berita SuramaduPost Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kirim Opini Kamu

Kirim Opini Kamu

Kategori

Nasional & Viral

Metro Jatim

Hukum & Kriminal

Pendidikan

Keshatan

Olahraga

Event

Bagikan Info Berita

Facebook
Pinterest
LinkedIn
Twitter
Telegram
WhatsApp