SURAMADUPOST Surabaya – Insiden tragis terjadi di pusat Surabaya pada Sabtu malam, 2 Mei 2026, sekitar pukul 23.00 WIB, ketika seorang pria dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai 20 sebuah hotel. Korban yang diperkirakan berusia sekitar 22 tahun ditemukan tergeletak di area sekitar gedung dengan kondisi telah tertutup kain putih, menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas. Sejumlah saksi mata menyebutkan korban diduga melompat dari salah satu kamar hotel, namun penyebab pasti kejadian tersebut masih belum dapat dipastikan.

Petugas gabungan dari BPBD Kota Surabaya dan PMI Kota Surabaya segera melakukan evakuasi dan membawa jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim untuk penanganan lebih lanjut. Peristiwa ini sempat menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Basuki Rahmat tersendat, sementara kepolisian bersama pihak hotel masih mengumpulkan keterangan saksi guna mengungkap kronologi dan motif di balik kejadian tersebut
Kronologi kejadian berdasarkan sumber korban tiba di kafe yang berada di lantai 20 hotel sekitar pukul 21.43 WIB dan memesan makanan. Pramusaji sempat melihat korban sedang makan dengan normal, tak lama kemudian, petugas keamanan mendengar suara benturan keras dan menemukan korban sudah tergeletak tidak bernyawa di area parkir lobi hotel.
Dalam penyelidikan polisi menduga kuat korban meninggal dunia akibat melompat dari ketinggian, namun penyebab pasti masih menunggu hasil visum dan autopsi. Sementara itu, polisi membantah kabar bahwa peristiwa tersebut disiarkan langsung di media sosial.
Saat ini, petugas masih mendalami titik jatuh korban karena jendela bagian depan hotel diketahui tidak dapat dibuka, sehingga dugaan sementara mengarah ke area rooftop atau bagian lain. Mayat korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi menegaskan dugaan sementara bahwa korban meninggal dunia akibat bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 20 hotel. Tepatnya dari area teras kafe atau rooftop.
Untuk memastikan penyebab kematian ,akan dilakukan pemeriksaan visum luar dan visum dalam (autopsi) di Rumah Sakit bhayangkara Polda Jatim.
Source : all media
Jurnalis : Jos SP
















