SURAMADUPOST Jakarta – Konflik antara kader PSI, khususnya Grace Natalie dan Ade Armando (saat ini sudah berstatus eks kader PSI) dengan Jusuf Kalla, sedang diredam Ketua Hariannya, Ahmad Ali.
Sebelumnya, Ade Armando mengakui risiko pengaruh konflik tersebut ke PSI. Hal itu misalnya terlihat dari ancaman warga Sulawesi ke Ketua Harian PSI bahwa partai itu tidak akan dipilih lagi jika Ade Armando masih menjadi kader.

Ahmad Ali pun mulai bergerak untuk meredam konflik hukum yang menjerat Sekretaris Dewan Pembina PSI, Grace Natalie.
Meski secara kelembagaan partai tetap menolak memberikan bantuan hukum, Ali mengaku siap menjadi mediator antara Grace dengan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK).
Langkah ini diambil menyusul laporan 40 ormas pendukung JK terhadap Grace Natalie, Ade Armando, dan Permadi Arya terkait dugaan ujaran kebencian soal potongan ceramah di UGM.
“Bisa jadi saya menjadi perantara, jembatan kepada Pak JK untuk berkomunikasi. Saya sedang berupaya juga,” ungkap Ali saat dihubungi wartawan, Kamis 7 Mei 2026.
Ahmad Ali mengungkapkan bahwa dirinya memiliki hubungan emosional yang sangat kuat dengan JK.

Selain sesama alumni HMI, Ali saat ini menjabat sebagai Ketua DMI Sulawesi Tengah, di mana JK merupakan Ketua Umumnya.
“Pak JK ini kakak saya, orang tua saya. Kakak saya di HMI, orang tua saya di Dewan Masjid,” jelas Ali
source : all media
Jurnalis : Angga SP
















