SURAMADUPOST Surabaya – Duka mendalam dirasakan keluarga GAD alias Ado, 16 tahun remaja yang meninggal dunia usai diduga menjadi korban kekerasan setelah mengikuti perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Persebaya. Kabar meninggalnya Ado membuat sang kakak, Ellen, langsung pulang dari Bali ke Surabaya untuk mengurus adiknya.

Ellen mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi perjalanan Ado sebelum kejadian. Namun, ia mengetahui adiknya keluar rumah bersama saudara lainnya untuk mengikuti perayaan HUT Persebaya.
“(Korban) keluar sama adikku nomer 3, tapi gak tahu (detail perjalanannya), mungkin mereka beda (tidak 1 kendaraan) atau apa, kurang tahu jelas, dari Bali langsung (pulang ke Surabaya) mengurus ke rumah sakit,” kata Ellen, Jumat (19/6/2026).
Ellen mengatakan, dirinya sempat berkomunikasi dengan Ado melalui video call beberapa hari sebelum kejadian. Ia mengaku masih syok dan terpukul setelah mendapat kabar adiknya meninggal dunia.
“Saya 6 (bersaudara), dia (Ado) anak nomor 5, anak nomor 3 di polsek bikin laporan. Dia (korban) lucu, kita sayang banget sama dia karena lucu, dia gak (nakal), cuma anak-anak SMA sewajarnya, kalau pulang malam ya dicariin. Tahu-tahu dapat kabar pagi itu,” tuturnya.
Keluarga berharap pelaku yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Meski demikian, Ellen menyadari tidak ada yang dapat mengembalikan nyawa adiknya.
Polrestabes Surabaya memburu pelaku pembacokan terhadap seorang pelajar bernama Aldo hingga meninggal dunia oleh orang tak dikenal saat konvoi acara Ulang Tahun ke-99 Persebaya, Rabu (17/6) malam.
Korban diduga terkena sabetan celurit ketika berusaha melerai pertikaian di Jalan Sumatera, Kecamatan Gubeng, Surabaya. Mereka sempat menjalani perawatan di RS Ubaya Surabaya usai dibacok sebelum meninggal dunia pada Kamis (18/6) dini hari. Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto mengatakan pihaknya kini tengah menyelidiki peristiwa pembacokan tersebut.
“Masih lidik, mohon doanya secepatnya kami akan ungkap dan tangkap pelakunya,” kata Edy dikonfirmasi, Kamis (18/6).

Source : All Media
Jurnalis : Angga SP
















