SURAMADUPOST Surabaya – SMP Negeri 52 Surabaya mengadakan kegiatan doa bersama antara guru, kepala sekolah wali kelas dan seluruh jajaran beserta Siswa dan orang tua/wali murid . kegiatan dilakukan untuk kesuksesan Tes Kemampuan Akademik (TKA) minggu depan ( senin 6 April 2026 ) dengan ujian 2 mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika . Kegiatan ini bertujuan memohon kelancaran, ketenangan, dan hasil terbaik bagi siswa, sekaligus memperkuat dukungan emosional dari orang tua sebelum ujian.

Acara dimulai dengan sholat dhuha dan hajjat dilanjut istighosah dan doa bersama, para siswa kelas 9 dan orang tua wali murid melaksanakan dengan khidmah dan khusuk .
Dalam Sambutannya Kepala SMP Negeri 52 Surabaya Abd.Rouf.s.s ini menyampaikan beberapa hal point penting antara lain : Fokus terhadap materi soal diujikan matematika dan bahasa Indonesia, sebelum berangkat sekolah / ujian minta doa restu pada orang tua, tinggalkan game online dan jangan begadang sehingga saat masuk sekolah atau ujian tidak terlambat serta jangan lupa sarapan pagi .
Dalam acara tersebut tampak siswa merangkul orang tua dan menangis dalam dekapannya, “ Ayah Ibu maafkan anakmu dan doakan aku mendapatkan nilai TKA yang terbaik sehingga aku dapat masuk SMK negeri yang aku inginkan “ ucap siswi kelas 9A
“Saya sangat bangga dan salut dengan kegiatan Doa bersama yang dilakukan sekolah, ini adalah ujung tombak bagi anak saya,hampir 3 tahun lamanya di SMP, doa saya semoga terkabul anak saya bisa masuk SMA Negeri Surabaya “ ucap orang tua kelas 9E .

SELINTAS DAN POINT PENTING TKA
Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMP adalah asesmen terstandar nasional yang bertujuan mengukur capaian pembelajaran, kemampuan berpikir kritis (HOTS), dan pemahaman konsep mata pelajaran siswa secara objektif. TKA bukan penentu kelulusan, melainkan alat pemetaan kualitas pendidikan dan indikator kemampuan akademis untuk lanjut ke jenjang lebih tinggi.
Poin Penting TKA SMP:
Fokus Materi: Menekankan pada penalaran logis, numerik, verbal, dan spasial, terutama mata pelajaran utama seperti Bahasa Indonesia dan Matematika.
Tujuan: Mengukur kemampuan berpikir kritis (Higher Order Thinking Skills/HOTS) dan pemahaman konsep, bukan sekadar hafalan.
Sifat: Sukarela (tidak wajib), sehingga siswa dapat mengikutinya tanpa tekanan untuk mengukur kemampuan diri.
Fungsi: Sebagai data objektif untuk pemetaan mutu pendidikan dan evaluasi kurikulum.
Pelaksanaan: Dilakukan secara online/komputer dengan durasi tertentu pada akhir jenjang pendidikan.
Dengan mengikuti TKA, siswa mendapatkan gambaran objektif mengenai kemampuan akademik mereka, yang berguna untuk mengetahui potensi dan arah studi lanjutan
Jurnalis : JP Sastra SP


















