SURAMADUPOST Semarang – Ketegangan internal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Semarang memanas usai Ketua DPD Ari Nugroho sebagai Plt memicu protes, hingga 13 DPC PSI Kota Semarang kompak mengundurkan diri pada Minggu (22/2/2026) malam.
Aksi dilakukan di Kantor DPD PSI Jalan Jagalan, dengan menyalakan lilin, mengembalikan atribut partai, orasi, baca puisi, sampai penutupan kantor.
Perwakilan DPC menilai penunjukan Plt tak punya alasan yang jelas dan suara mereka tak didengar, meski sudah mencoba komunikasi ke DPW hingga DPP dan Ketua Umum Kaesang Pangarep.
Sebelumnya, 13 dari 16 DPC juga sempat walk out saat rakerda dan menyatakan mosi tidak percaya terhadap SK kepengurusan DPD. Hingga kini, pihak terkait belum memberi keterangan resmi lebih lanjut.
Para pengurus menyatakan telah melakukan berbagai upaya komunikasi kepada DPW, Dewan Pengurus Pusat (DPP), bahkan langsung menghubungi Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, namun tidak mendapatkan tanggapan.
Mereka merasa aspirasi tidak didengar dan demokrasi internal partai telah dicederai. Meski mundur dari posisi struktural, para pengurus menegaskan tetap menjadi kader PSI biasa dan tidak meninggalkan partainya. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari DPW maupun DPP terkait peristiwa ini, serta belum ada komentar terbuka dari Ari Nugroho maupun Bangkit Ma Hanantyo.
Open source : all media
Jurnalis : Jack SP


















