SURAMADUPOST Jakata-Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) secara senyap telah menangkap OTT bupati Pati Jawa Tengah Sadewa dan Walikota Madiun Jawa Timur Maidi.
Bupati Pati, Sudewo, telah selesai menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK di Markas Kepolisian Resor (Polres) Kudus sekitar pukul 23.40–00.14 WIB dini hari Selasa (20 Jan 2026) setelah hampir 24 jam diperiksa secara intensif setelah terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan KPK.
Sudewo ditangkap dalam OTT KPK pada Minggu malam (19 Jan 2026) di Kabupaten Pati dan langsung dibawa ke Polres Kudus untuk dilakukan pemeriksaan.
Selama hampir 1×24 jam pemeriksaan, Sudewo diperiksa secara intensif oleh tim penyidik KPK di ruang Satreskrim Mapolres Kudus. Sekitar pukul 23.40–00.14 WIB, Sudewo keluar dari mapolres memakai masker, topi, dan jaket, dengan pengawalan ketat petugas KPK dan polisi.
Saat keluar, terlihat petugas membawa koper dan tas yang dimasukkan ke dalam mobil yang menunggu di luar.
Setelah pemeriksaan selesai, Sudewo langsung digiring ke mobil dan dibawa menuju Semarang untuk proses lebih lanjut oleh penyidik KPK bersama rombongan. Tim KPK bersama Sudewo diperkirakan akan melanjutkan perjalanan ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta, dengan jadwal tiba diperkirakan Rabu pagi (21 Jan 2026).
OTT ini merupakan bagian dari operasi KPK yang diduga terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi. Detil lengkap dugaan perkara belum diungkap secara resmi oleh KPK hingga detik ini. Pemeriksaan di Polres Kudus dilakukan setelah KPK berkoordinasi dengan Polres untuk meminjam fasilitas ruang pemeriksaan

SELAIN SUDEWO PATI , MAIDI WALIKOTA MADIUN PUN TERTANGKAP
Selain Pati KPK juga mendapatkan ott walikota madiun Maidi terkait dengan dugaan korupsi terkait proyek dan dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) di Kota Madiun. KPK menyita uang ratusan juta. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT). Kali ini, kegiatan tersebut dilakukan di wilayah Madiun, Jawa Timur. Hasilnya, sebanyak 15 orang diamankan dalam operasi tersebut.
“Benar, hari ini Senin (19/1), tim sedang ada kegiatan penyelidikan tertutup dengan mengamankan sejumlah 15 orang di wilayah Madiun, Jawa Timur,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Senin (19/1).
Dari 15 orang yang diamankan, 9 di antaranya dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif. Salah satu di antaranya adalah Wali Kota Madiun, Maidi, yang baru saja kembali menjabat pada 20 Februari 2025.
“Selanjutnya, 9 orang di antaranya dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Salah satunya Wali Kota Madiun,” terang Budi.

















