SURAMADUPOST Surabaya – Pasca mediasi dengan ormas Madas, Armuji alias Cak Ji dituding menandatangani surat permohonan maaf dan dianggap merendahkan harga diri Arek Suroboyo. Menanggapi hal itu, Armuji mengakui adanya pro dan kontra serta hujatan. Ia menegaskan kehadirannya dalam mediasi didasari sikap memaafkan sesuai ajaran agama.
Armuji meminta publik tidak memelintir perdamaian tersebut dan mengajak fokus mengawal kasus kekerasan terhadap Nenek Elina yang kini ditangani Polda Jatim.
Sing penting, lima orang yang telah merusak dan melakukan kekerasan sama ibu Elina wes tertangkap. Fokus di situ. Ojok dipelintir koyok jajan pluntir,” pungkas Armuji. dalam dialog dengan seorang jurnalis Surabaya yang diunggah akun @cakmiko76, pada 7/1/2026
Sebelumnya di dunia jagat maya banyak hujatan dan kekecewaan terhadap wakil walikota surabaya yang terkesan takut atau melempem terhadap organisasi madas, sontan publik sempat kecewa terhadap langkah cak armuji yang membuat surat pernyataan minta maaf.

















