SURAMADUPOST Jakarta – Momen menarik terjadi dalam pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dengan sejumlah jurnalis, pengamat, dan pakar di kediaman pribadinya, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Nama Hasan Nasbi menjadi sorotan setelah ia tertangkap kamera berusaha menyetop pertanyaan yang diajukan jurnalis senior Najwa Shihab kepada Presiden.
Dalam acara pertemuan yang berlangsung dengan suasana diskusi mendalam tersebut sejatinya bertujuan untuk membahas isu-isu strategis terkini, dinamika geopolitik global, serta arah kebijakan pemerintah ke depan. Namun, suasana sempat sedikit menegang ketika Najwa Shihab melontarkan pertanyaan tajam terkait peristiwa demonstrasi yang berujung kerusuhan.
Detik detik hasbi tegang
Pada waktu sesi wawancara dan diskusi tersebut, Najwa Shihab mencoba menggali pandangan Presiden Prabowo mengenai stabilitas keamanan dalam negeri, khususnya terkait respons pemerintah terhadap aksi-aksi demonstrasi yang berakhir ricuh.
Belum sempat Presiden memberikan jawaban secara utuh, Hasan Nasbi yang berada di lokasi tampak memberikan interupsi. Ia terlihat berusaha menyetop alur pertanyaan tersebut agar diskusi tetap fokus pada koridor isu strategis yang telah dijadwalkan sebelumnya.
Hambalang wadah nasib Indonesia akan datang
Presiden Prabowo Subianto sengaja mengundang para ahli dan jurnalis ke Hambalang sebagai ruang terbuka untuk menjawab berbagai pertanyaan penting yang menjadi perbincangan publik. Menurut keterangan resmi, pertemuan ini mencakup:
* Dinamika Geopolitik: Bagaimana posisi Indonesia di tengah ketegangan global.
* Kebijakan Strategis: Langkah pemerintah dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosial.
* Tantangan Dalam Negeri: Menjawab kegelisahan masyarakat melalui dialog langsung dengan para pembentuk opini.
Walaupun terdapat momen interupsi dari Hasan Nasbi terhadap Najwa Shihab, diskusi tetap berlanjut dengan bahasan mengenai arah pemerintah dalam menghadapi tantangan nasional yang kian kompleks.
Pertemuan Hambalang ini kemudian viral di media sosial, memicu beragam reaksi dari warganet mengenai batasan kebebasan bertanya jurnalis di hadapan kepala negara dan peran staf atau pengamat dalam sebuah diskusi resmi.

MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IEDUL FITRI 2026 MOHON MAAF LAHIR BATHIN
source : all media
Jurnalis : Aji SP


















