SURAMADUPOST Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi membuka pendaftaran untuk posisi Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kebun Binatang Surabaya (KBS).
Menariknya, untuk pertama kalinya rekrutmen ini dibuka secara nasional, yang berarti siapa pun dari seluruh penjuru Indonesia berhak mendaftar. Keputusan untuk membuka seleksi secara nasional ini ternyata dilatarbelakangi oleh keresahan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Wali Kota menyoroti bahwa selama ini pelamar posisi strategis BUMD di Surabaya didominasi oleh wajah-wajah lama yang hanya berputar dari satu instansi ke instansi lain (misalnya gagal di PD Pasar, lalu daftar ke KBS, gagal di KBS lalu ke PDAM). Dengan membuka rekrutmen secara nasional, Pemkot berharap bisa menjaring talenta-talenta baru yang lebih kompeten dari luar daerah, bukan sekadar pelamar lokal yang “itu-itu saja”.
Memimpin kebun binatang tentu berbeda dengan memimpin perusahaan biasa. Ada nyawa dan kesejahteraan hewan yang dipertaruhkan. Syarat mutlak bagi calon Dirut adalah memiliki kemampuan, kompetensi, dan rekam jejak yang jelas di bidang satwa serta konservasi. Keahlian ini harus bisa dibuktikan, misalnya melalui riwayat pendidikan, sertifikat kursus, atau pengalaman kerja nyata terkait penanganan hewan. Pemimpin baru diwajibkan memiliki visi yang kuat dalam menjamin kesejahteraan dan kelayakan hidup seluruh satwa di KBS.
Rekrutmen ini juga menjadi momen bersih-bersih dan perbaikan sistem pasca-skandal keuangan yang sempat mengguncang KBS. Sebelumnya, mantan Dirut KBS Chairul Anwar terjerat kasus korupsi yang merugikan negara hingga Rp10 miliar.
Oleh karena itu, Pemkot Surabaya mewajibkan calon Dirut baru untuk memiliki tanggung jawab penuh terhadap pengelolaan anggaran dan menandatangani komitmen antikorupsi serta anti-penyelewengan.
Untuk mencegah kasus serupa terulang, Wali Kota telah menginstruksikan pelaksanaan audit rutin secara ketat sejak tahun 2023. Audit ini dilakukan oleh tim independen yang ditunjuk langsung, bukan dipilih oleh pihak BUMD sendiri.
Langkah ini menjadi angin segar bagi masa depan KBS.Publik tentu berharap nakhoda baru yang terpilih nanti benar-benar sosok yang mencintai satwa sekaligus memiliki integritas tinggi dalam mengelola uang rakyat.
Ketentuan dan Syarat Utama
Kompeten di bidang satwa: Calon pendaftar wajib memiliki pemahaman, keahlian, dan kepedulian tinggi terhadap kesejahteraan hewan (animal welfare).
Menekankan komitmen kuat anti-korupsi serta transparan dalam tata kelola anggaran perusahaan.
Dibuka secara nasional demi menjaring kandidat terbaik dari seluruh Indonesia, bukan sekadar figur lokal yang itu-itu saja.

Source : All Media
Jurnalis : Reza SP
















